<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596</id><updated>2011-12-25T23:32:34.263-08:00</updated><category term='Bank DK'/><category term='gla'/><title type='text'>Rengekan Pemimpi</title><subtitle type='html'>Dari bibir ada kata, dari kata ada bahasa...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-1283507672234198518</id><published>2010-04-09T01:11:00.000-07:00</published><updated>2010-04-09T01:35:39.309-07:00</updated><title type='text'>Sebilah Waktu</title><content type='html'>Lalu untuk apa lagi diri ini hidup ?&lt;br /&gt;Bila sampai kata tak terucap&lt;br /&gt;Sampai tangan tak terulur&lt;br /&gt;Sampai kaki tak terpijak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah desah durja ini direbah&lt;br /&gt;Tuk apalah Ia tegak&lt;br /&gt;sepi beriring geliat duka&lt;br /&gt;yang mengalir dari renyai pelupuk keriput&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan memang  telah datang gelenyar dingin mengiris&lt;br /&gt;seloroh masa yang tertunda berabad - abad&lt;br /&gt;cerita tentang kelana dua hamba&lt;br /&gt;merekalah kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan memang telah datang pekik getir memetir&lt;br /&gt;menyambar rindu pekat yang menyentak ulu hati&lt;br /&gt;saat menyusun bait - bait epilog tanpa makna&lt;br /&gt;sekelebat disibak, tampaklah wajah kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukankah malam memang belum datang bertandang ?&lt;br /&gt;Mengapa gelapnya menetak lekatnya sesak ?&lt;br /&gt;memasung kata 'rindu' di ujung lidahku&lt;br /&gt;menyairkan sajak pilu di depan nisanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tinggal mengurai dengki kawan&lt;br /&gt;Melihat kumbang yang dapat bercumbu dengan 'si kembang'&lt;br /&gt;Melihat hujan yang dapat memeluk 'sang bumi'&lt;br /&gt;Menghitung prakata yang terucap dari bibir takdir&lt;br /&gt;Hingga nafas kita terhalang dinding waktu&lt;br /&gt;Lalu geramnya membuat ragamu membatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kawan...&lt;br /&gt;Di akhir petang ketika ku telan sisa pias senja&lt;br /&gt;Di ujung fajar ketika ku raih kabut tebal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana kau biarkan gerikkmu tertinggal&lt;br /&gt;senyummu membekas&lt;br /&gt;tawamu tergema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana pula kau bicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang hanya tinggal sebilah waktu&lt;br /&gt;Untukmu..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-1283507672234198518?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/1283507672234198518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=1283507672234198518&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/1283507672234198518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/1283507672234198518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2010/04/sebilah-waktu.html' title='Sebilah Waktu'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-4005664355024005673</id><published>2010-02-02T17:24:00.000-08:00</published><updated>2010-02-02T17:30:56.246-08:00</updated><title type='text'>Sandiwara</title><content type='html'>Sendu kala itu&lt;br /&gt;Berlatar tirai lusuh, kumal&lt;br /&gt;Berlampu usang temaram&lt;br /&gt;Kertas - kertas naskah&lt;br /&gt;di genggamanmu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau ciptakan sedih&lt;br /&gt;Kau ciptakan tawa&lt;br /&gt;Kau ciptakan murka;&lt;br /&gt;Tak ada kata - kata&lt;br /&gt;Dialog cerita&lt;br /&gt;Hanya mimik yang bicara&lt;br /&gt;Semaunya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas panggung itu&lt;br /&gt;Berlakon...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak menunggu tepuk riuh&lt;br /&gt;Atau air mata penonton&lt;br /&gt;Atau gempita suasana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau hanya menunggu lampu padam&lt;br /&gt;Tanda cerita telah usai&lt;br /&gt;Keinginanmu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-4005664355024005673?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/4005664355024005673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=4005664355024005673&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/4005664355024005673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/4005664355024005673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2010/02/sandiwara.html' title='Sandiwara'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-4428372539212411259</id><published>2009-10-26T02:56:00.000-07:00</published><updated>2009-11-03T21:49:23.569-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gla'/><title type='text'>Perbincangan Terakhir</title><content type='html'>"Selamat pagi teratai putih, Kau masih tergenang muram"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               "Selamat pagi dahan pohon, daun - daun mu gugur tanpa kesan"&lt;br /&gt;Di tepi sungai jernih yang sepi, sunyi. Bayi - bayi burung menangis di batang - batang meranti, nyaris tenggelam bisikan angin dari Timur ke Barat atau dari Utara ke Selatan. Cerah, segar, bergairah.&lt;br /&gt;              "Aku pilu..." Kelopak teratai gemetar&lt;br /&gt;              "Aku rindu..." Dahan berderak&lt;br /&gt;              "Telah ku titipkan pedihnya lewat rerumputan di sekitar kita"&lt;br /&gt;         "Tapi telah ku siarkan pula ke seluruh penjuru. Melalui pegunungan, air terjun , kebun - kebun, bukit barisan, para pengembara, para pemburu, para pendaki, sampai ikan - ikan kecil, kepiting dan lumba - lumba tahukah Kau?"&lt;br /&gt;          "Aku tahu" Kata teratai pelan.&lt;br /&gt;          "Tidak, tidak. Tetes embun telah membasahi tubuh kita pagi ini. Jangan tambah lagi dengan air mata mu"&lt;br /&gt;Teratai menepi menjauhi riak air. Pagi mulai berlari, siang hendak menghampiri. Menyapa tanaman yang meranggas, tanah cadas, burung - burung terbang kebas.&lt;br /&gt;Ah... Teratai putih tetap cantik walaupun matahari mendelik.&lt;br /&gt;           "Kau pucat..."&lt;br /&gt;           "Kau cokelat..."&lt;br /&gt;           "Ini rahasia alam"&lt;br /&gt;           "Tapi ini perbedaan"&lt;br /&gt;           "Kau tak terima?"&lt;br /&gt;      "Lalu Aku harus bagaimana? Pasrah, bijaksana?"&lt;br /&gt;Hening. Gamang menyingsing. Mereka telah kehabisan kata - kata untuk saling memuja. Juga telah kehabisan tawa untuk merangkai kisah.&lt;br /&gt;          "Kau hanya perlu bersamaku terus seperti ini. Biar saja malam pergi meninggalkan kabut pada pagi. Biar saja Panji Asmoro bangun pergi merantau meninggalkan Dewi Sekartaji. Biar saja hujan tinggalkan dingin, Api tinggalkan panas. Aku akan tetap berdiri di sini. Akar ku kokoh, ranting - ranting ku tak akan patah"&lt;br /&gt;          "Maaf..." Kata teratai pelan.&lt;br /&gt;          "Untuk apa?"&lt;br /&gt;          "Untuk waktu yang berjalan lebih cepat dari pada Kita. Untuk jiwaku yang tak tahan dengan detak - detak jarum jam"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           "Aku tak tahu perasaanmu. Sungguhpun Kau bicara dengan nada ragu"&lt;br /&gt;     "Karena Aku tak mampu menyampaikannya pada ilalang. Bahwa nurani kita terlalu ringkih menerima takdir dari alam"&lt;br /&gt;          "Kenapa ilalang?"&lt;br /&gt;          "Karena Ia lebih pantas. Karena Kau dan Ia tak berbeda, hidup di dunia yang sama"&lt;br /&gt;Air sungai berubah. Tak setenang seperti tadi. Teratai bergerak - gerak di atas permukaan air.&lt;br /&gt;     "Lalu Kau akan menjauhi Ku? Menanam pilu?"&lt;br /&gt;         "Telah ku katakan sejak awal bukan? Awal di perbincangan kita. Aku pilu sejak dulu. Sejak Kau masih menjadi bibit. Sejak hujan pun mungkin belum pernah turun dari langit. Waktu tidak hanya bergulir seperti kata - kata. Ia juga penghukum bagi mahluk-Nya yang telah lupa"&lt;br /&gt;         "Inikah perpisahan?"&lt;br /&gt;         "Siapa yang bisa melawan kehendak Tuhan? Lirih teratai.&lt;br /&gt;Dahan pohon memikirkan detik - detik kedepan Ia tak bisa menggugurkan daun - daun hijau ke pangkuan bunga teratai. Itulah kado sederhana yang bisa Ia berikan setiap hari.&lt;br /&gt;Juga tak ada lagi cerita tentang lumut- lumut dan lucunya cerita tentang bayi - bayi katak. Pohon akan hidup sendiri, berteman sepi, berkawan perih.&lt;br /&gt;Lalu permukaan sungai yang bergoyang jadi gelombang, terus menerus menjadi arus. Bunga teratai putih mengikutinya sampai jauh. Meninggalkan pohon kekar yang kini harapannya terkapar. Diiringi siang yang hengkang, petang membayang.&lt;br /&gt;dari jauh terdengar suara teratai menangis, suka telah habis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-4428372539212411259?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/4428372539212411259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=4428372539212411259&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/4428372539212411259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/4428372539212411259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/selamat-pagi-teratai-putih-kau-masih.html' title='Perbincangan Terakhir'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-3987014735036857835</id><published>2009-10-18T23:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-18T23:24:44.155-07:00</updated><title type='text'>उन्तुक Zirbad</title><content type='html'>Dulu yang diberikan berlapis - lapis Satin hijau&lt;br /&gt;Dipintal dengan air mata peluh&lt;br /&gt;Kembang - kembang pengorbanan&lt;br /&gt;Mekar...&lt;br /&gt;Di sana ada tangis, canda, dan marah menyala;&lt;br /&gt;"Ini untuk isteri dan Anak - anakku" Katanya&lt;br /&gt;Di bawah terik,&lt;br /&gt;Di balik si biru telanjang yang duduk di kursinya&lt;br /&gt;Menyaksikan mega - mega menari&lt;br /&gt;Putih atau hitam&lt;br /&gt;Ia tetap congkak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi yang lebih mengesankan daripada itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zamrud yang tergelar cantik?&lt;br /&gt;Air yang mengalir dari jejalan pasak - pasak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sekarang hanya menyaksikan dari puing - puing mereka&lt;br /&gt;Pernah menghitung ada berapa jurang kesombongan yang menganga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak!&lt;br /&gt;Jika "ia" masih tinggi didewakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hanya sepenggal doa&lt;br /&gt;Untuk Zirbadku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-3987014735036857835?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/3987014735036857835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=3987014735036857835&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/3987014735036857835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/3987014735036857835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/zirbad.html' title='उन्तुक Zirbad'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-385241821901264755</id><published>2009-10-15T22:38:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T22:50:01.415-07:00</updated><title type='text'>Nyanyian Perahu Tua</title><content type='html'>Gerimis menggantung&lt;br /&gt;Di kelopak mata nan sendu&lt;br /&gt;Ketika masa masih bernyanyi&lt;br /&gt;Sumbang...&lt;br /&gt;Taman-taman persegi kering&lt;br /&gt;Menguning karena  tak diairi&lt;br /&gt;Pemberian Ia,&lt;br /&gt;Pada kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara,&lt;br /&gt;Cawan - cawan kenikmatan&lt;br /&gt;Disuguhkan di atas meja besar, kekar&lt;br /&gt;Madu, anggur, susu;&lt;br /&gt;Pemabuk menggelepar&lt;br /&gt;Menyisakan tawa, busa;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebuah tanda tanya bukan?&lt;br /&gt;Bagi perahu - perahu tak berpalka&lt;br /&gt;Di tengah lautan berbau garam,&lt;br /&gt;Berderai ombak&lt;br /&gt;Berbagi sisa badai yang telah berlalu&lt;br /&gt;Sambil menunggu&lt;br /&gt;Pasang waktu;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-385241821901264755?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/385241821901264755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=385241821901264755&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/385241821901264755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/385241821901264755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/nyanyian-perahu-tua.html' title='Nyanyian Perahu Tua'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-6631667666690167621</id><published>2009-10-13T20:57:00.000-07:00</published><updated>2009-10-13T21:04:20.285-07:00</updated><title type='text'>Serdadu</title><content type='html'>Seribu&lt;br /&gt;Miris berbaris&lt;br /&gt;Lunglai kelaparan&lt;br /&gt;Menunggu dedaunan gugur&lt;br /&gt;Getar - getir merayu bumi&lt;br /&gt;Peluh membasahi kalbu&lt;br /&gt;Sepekat riak malam&lt;br /&gt;Tapi di jembatan bunga singgah&lt;br /&gt;Membawa sekeranjang buah - buah segar&lt;br /&gt;Berulat namun manis&lt;br /&gt;Menggoda...&lt;br /&gt;Sampai camar -  camar berlalu ke pantai&lt;br /&gt;Di ambang petang&lt;br /&gt;Meledak,&lt;br /&gt;Bersimbah air merah,&lt;br /&gt;Menyeruak bau amis,&lt;br /&gt;Serdadu telah berperang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-6631667666690167621?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/6631667666690167621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=6631667666690167621&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/6631667666690167621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/6631667666690167621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/serdadu.html' title='Serdadu'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-8982134986744383112</id><published>2009-10-06T22:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-06T23:05:53.273-07:00</updated><title type='text'>Pertanyaanku yang Pertama</title><content type='html'>Seperti Apa?&lt;br /&gt;Adakah Ia insan yang hangat ruam seperti darahku?&lt;br /&gt;Segar merona bak pesisir putih?&lt;br /&gt;Elok menggugah layaknya telaga jernih?&lt;br /&gt;Dan harum aroma langkahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Apa?&lt;br /&gt;Adakah Ia seorang hamba yang abdi?&lt;br /&gt;Bukan musafir ringkih yang mencari peristirahatan&lt;br /&gt;Ketika petang berkobar nanar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak ingin apa - apa...&lt;br /&gt;Hanya ingin insan pemuja&lt;br /&gt;Kidung-Mu,&lt;br /&gt;Isyarat-Mu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak ingin apa - apa...&lt;br /&gt;Hanya ingin berbaur dengan kerinduanku&lt;br /&gt;Yang menjadikan estetis rasa ini&lt;br /&gt;Nyata singgahi dunianya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-8982134986744383112?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/8982134986744383112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=8982134986744383112&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/8982134986744383112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/8982134986744383112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/pertanyaanku-yang-pertama.html' title='Pertanyaanku yang Pertama'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-2391782546294122022</id><published>2009-10-06T22:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-06T22:41:42.155-07:00</updated><title type='text'>Larut</title><content type='html'>Getir, bersayap......&lt;br /&gt;menanam ke setiap urat yang mengalir energi&lt;br /&gt;Dari nurani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melayang lalu merangkak&lt;br /&gt;Benamkan puing - puing asa yang terkunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh Aku aku ke dalam egomu&lt;br /&gt;Sejak pias - pias pagi menyelinap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pergi.............&lt;br /&gt;Meranggas sepi..............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-2391782546294122022?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/2391782546294122022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=2391782546294122022&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/2391782546294122022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/2391782546294122022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/larut.html' title='Larut'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-7724236130578302821</id><published>2009-10-06T22:30:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T03:42:27.310-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bank DK'/><title type='text'>Diam</title><content type='html'>Hanya menutup suara kalbu&lt;br /&gt;Hanya menyimpan kawah - kawah kesombongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana merajut harmoni jika apatis&lt;br /&gt;Yang Kau suguhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bicara tentang pujangga jika kata berhenti di bibirmu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-7724236130578302821?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/7724236130578302821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=7724236130578302821&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/7724236130578302821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/7724236130578302821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/10/diam.html' title='Diam'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-3518926053347405841</id><published>2009-09-29T21:00:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T20:12:31.208-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bicara tentang Wanita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Katanya Wanita adalah simbol kelembutan dan keindahan. Seseorang yang hangat seperti mentari yang selalu dibutuhkan keberadaannya dalam sebuah keluarga.  Banyak yang bilang I a lemah, Ia adalah mahluk yang seharusnya tunduk dengan kaidah - kaidah yang sudah ditentukan, dan Ia diciptakan sebagai pendamping dan pengabdi. Lalu terlepas dari semua itu apa jadinya dunia tanpa seorang wanita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketulusan mereka yang tanpa pamrih dan juga pengorbanan besar yang mereka berikan seharusnya mengingatkan kita bahwa Wanita bukan sekedar sebagai mahluk Tuhan yang diciptakan untuk mampu bertahan hidup dengan tanggung jawab besar. Sebagai seorang anak yang harus patuh pada orang tuanya, sebagai seorang dara yang wajib menjaga kehormatannya, atau sebagai seorang isteri yang harus patuh dan setia kepada suaminya. Labih dari itu, keharusan seseorang menghargai seorang wanita karena mereka adalah pejuang - pejuang Tuhan yang sanggup memberikan sebuah kehidupan di atas bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah kehidupan wanita selalu dekat dengan sebuah pertaruhan ? Jika kita memandang seorang wanita sebagai seorang Ibu, mungkin ada satu pertanyaan di benak kita. Pernah berpikir apa yang dirasakan oleh seorang Ibu ketika mereka sedang melahirkan seorang anak ? Sebagian orang berpendapat kalau melahirkan hanya sebuah rasa sakit. Ada juga yang berpendapat kalau setiap wanita pasti merasakan melahirkan seorang anak, karena itu sudah menjadi kodrat mereka. Jawaban - jawaban klise seperti itu kerap kita dengar dari siapa saja. Tapi sebetulnya mereka tidak mengerti bahwa melahirkan berarti memberikan sebuah kehidupan baru pada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Ibu membesarkan anak - anak mereka dengan penuh kasih sayang, membekali mereka dengan pendidikan dan membuat mereka menjadi orang - orang hebat dan bermanfaat di tengah - tengah masyarakat. Jangan lupa kalau banyak seorang Ibu yang telah melahirkan seorang Dokter, pejabat bahkan seorang Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah wanita telah mendapatkan keadilan yang hakiki ? Dulu lahir sebuah revolusi. Emansipasi wanita digemakan di tengah - tengah keterpurukkan zaman. Raden Ajeng Kartini mengumbar ideologinya sebagai anak bangsa yang memperjuangkan hak - hak para wanita Indonesia. Mereka (Para wanita) akhirnya dapat lega dan berbahagia karena tak perlu ragu mensejajarkan status mereka dengan kaum adam. Toh wanita kini bukanlah mahluk yang selalu tunduk pada laki - laki. Mereka bisa berkarya, meraih cita - cita, dan berhak menentukan jalan hidup mereka sendiri. Dulu sekali para wanita telah meraih kemerdekaan. Tapi apa wanita benar - benar telah merdeka ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan wanita di mata dunia masih dipertanyakan. Kenyataannya masih banyak orang yang memperlakukan wanita dengan tidak semestinya. Pergeseran nilai di era globalisasi dewasa ini dialaskan sebagai alat oleh sebagian oknum untuk menegasikan eksistensi martabat dan kehormatan seorang wanita di tengah masyarakat. mulai dari penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, poligami tanpa aturan, kawasan prostitusi yang semakin melebar, jual beli perempuan yang semakin merebak, pemerkosaan, eksploitasi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu hadirlah pembelaan besar - besaran.  Beragam artikel, opini, film - film, diskusi, organisasi masyarakat yang mengangkat dan mengatasnamakan perempuan merebak di kalangan masyarakat global. Mereka yang sepertinya berlomba - lomba untuk menjadi pahlawan kedua setelah Kartini bermunculan. Tapi apa yang terjadi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dirasakan hingga kini. Wanita tetaplah wanita. Meski telah memiliki pembelaan, nasib mereka tetap tak berubah dari zaman ke zaman. Wanita tetap cenderung dianggap lemah dari pada laki - laki. Lalu bagaimana masa depan para wanita di bumi ini ? Cerakah, atau suramkah ? Bicara tentang wanita adalah sebuah perjalanan panjang yang entah kapan akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-3518926053347405841?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/3518926053347405841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=3518926053347405841&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/3518926053347405841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/3518926053347405841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/09/bicara-tentang-wanita-katanya-wanita.html' title=''/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-7539030642358819734</id><published>2009-08-19T22:17:00.001-07:00</published><updated>2009-09-29T23:32:55.944-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>.......... dari Kegelapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menengadah memandang pagi yang pucat&lt;br /&gt;Melepas separuh penat yang memasung kalbuku&lt;br /&gt;Jika itu sebuah pertanda akhir dari perjamuan kita&lt;br /&gt;Tentu akan ku titipkan kesedihan ku di ujung rindu&lt;br /&gt;Adakah Kau bertanya mengapa air mata seketika merebak?&lt;br /&gt;Bahkan ditengah – tengah genderang kebahagian bertalu&lt;br /&gt;Adakah Kau bertanya mengapa kita kini terhampar di atas pantai kepedihan ?&lt;br /&gt;Sedang ombak kenikmatan bergulung meraih hati kita yang kesepian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak pernah bertanya&lt;br /&gt;Tidak, hingga saat ini......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau biarkan duka – duka mengalir dalam nadi kita&lt;br /&gt;Sejak gelenyar cinta kasih pergi entah kemana&lt;br /&gt;Merobek secarik tawa&lt;br /&gt;Bahkan sulit kita lakukan&lt;br /&gt;Ingin Kau Sampai kapan?&lt;br /&gt;Kau pernah bilang begitu&lt;br /&gt;Saat Aku berjuang dengan rasa sakit ini&lt;br /&gt;Saat Aku berjuang membuat kenangan kita tidak usang di ingatan&lt;br /&gt;Saat Aku berjuang berpijak di atas bumi yang berkerikil&lt;br /&gt;Sendirian.....&lt;br /&gt;Haruskah Aku jawab?&lt;br /&gt;Kau, hanya sebuah siluet dalam malam yang tak berbentuk&lt;br /&gt;Kau tidak bersamaku&lt;br /&gt;Karena Kau hanya sehela nafas&lt;br /&gt;Yang hanya ada ketika Aku hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Kau telah siap&lt;br /&gt;Aku ingin Kau bertanya&lt;br /&gt;”Mengapa kita masih berada dalam ruang – ruang gelap?”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-7539030642358819734?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/7539030642358819734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=7539030642358819734&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/7539030642358819734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/7539030642358819734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/08/sabda-dari-kegelapan-menengadah.html' title=''/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-7753520624027364196</id><published>2009-08-19T21:50:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T22:06:04.918-07:00</updated><title type='text'>Sejenak Saja</title><content type='html'>Sejenak saja,&lt;br /&gt;Aku ingin tersenyum memandang dunia&lt;br /&gt;Bentangan sang biru dan dedaunan yang hijau jatuh&lt;br /&gt;Keindahan yang berharga&lt;br /&gt;Membasuh kebekuan hati di ujung perih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena...&lt;br /&gt;Aku adalah kayu yang rapuh&lt;br /&gt;Terpangkas oleh keberingasan dunia&lt;br /&gt;Dan orang menatapku nanar&lt;br /&gt;Melenggang dengan ludah berbuih&lt;br /&gt;Lembar demi lembar mega memang buram&lt;br /&gt;Jatuhpun air murninya ke kalbuku&lt;br /&gt;Takkan mampu mengusir perih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aku rumah tua tak berpilar&lt;br /&gt;Hingga di batas Karinduanku pada-Nya&lt;br /&gt;yang menghadirkan sang Nur dalam jasad&lt;br /&gt;Aku tersadar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;siapa aku ?&lt;br /&gt;Apakah aku ?&lt;br /&gt;Pantaskah aku ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin,&lt;br /&gt;Alam mungkin bersorak mencemooh&lt;br /&gt;Caci mereka sama seperti riak air&lt;br /&gt;Dan ketika itu aku tersudut di ruang tak berpintu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak saja,&lt;br /&gt;Aku ingin tertawa hingga mengcakrawala&lt;br /&gt;Mengusung kerinduan bersama burung – burung&lt;br /&gt;Berlari mengejar debur ombak dan karang yang menyambut di tepian&lt;br /&gt;Kesejukan yang bermakna&lt;br /&gt;Yang mungkin mampu mengembalikan sukmaku yang utuh&lt;br /&gt;Adakah Kegembiraan itu ?&lt;br /&gt;Abadi dan tanpa pamrih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak saja,&lt;br /&gt;Di ujung usiaku&lt;br /&gt;Di batas jalan tuaku&lt;br /&gt;Aku ingin mengusir Pedih&lt;br /&gt;Yang lama Tak beranjak dari hati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-7753520624027364196?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/7753520624027364196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=7753520624027364196&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/7753520624027364196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/7753520624027364196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/08/sejenak-saja.html' title='Sejenak Saja'/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5073563046533170596.post-2137709368919596222</id><published>2009-08-06T20:05:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T20:20:47.834-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Aku ingin memulai semuanya dengan satu tarikan nafas&lt;br /&gt;Ku buka ruang - ruang hatiku saat kusambut para tamu dari alam&lt;br /&gt;Senyum dedaunan dan ranting&lt;br /&gt;Desir angin yang merdunya menggairahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benar - benar rindu pada mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin memulai semuanya dengan gelenyar kebahagiaan&lt;br /&gt;Menoreh cinta biru dalam iman yang telah lama usang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan kubangun pilar - pilar di kalbuku&lt;br /&gt;Hingga suatu hari nanti&lt;br /&gt;Aku akan berdiri sendiri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5073563046533170596-2137709368919596222?l=citrajuwitaputri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/feeds/2137709368919596222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5073563046533170596&amp;postID=2137709368919596222&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/2137709368919596222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5073563046533170596/posts/default/2137709368919596222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://citrajuwitaputri.blogspot.com/2009/08/aku-ingin-memulai-semuanya-dengan-satu.html' title=''/><author><name>Citra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12725029919765282447</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_6Tq2FHcXi8Y/SvENW_B17bI/AAAAAAAAAA8/UttpztqFb8Q/S220/sharp.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
